10
Jan
10

unleashed the demon within

Ini pasti gara-gara setumpuk kafein di otak saya,

Ini juga pasti gara-gara dewa-dewa musik tiga jari yang saya dengarkan setiap hari,

Ini juga pasti gara-gara pekerjaan dan tanggungjawabnya,

Ini juga pasti gara-gara setumpuk tanggungjawab menjadi seorang baik buat keluarga saya,

Ini juga pasti gara-gara saya yang terlalu banyak tidak mempedulikan emosi saya belakangan ini,

Ini juga pasti gara-gara semua lelah yang saya tidak mau perhitungkan,

Ini juga pasti gara-gara ketidakmauan saya bersosialisasi dengan manusia dan hati lain belakangan ini,

Ini juga pasti gara-gara saya yang aslinya egois tapi berusaha tidak egois,

Ini juga pasti gara-gara saya yang sok merasa semua baik-baik saja padahal semua tidak baik-baik saja,

Ini juga pasti gara-gara saya yang sudah tidak mempedulikan apapun kecuali diri saya (yang sepertinya juga tidak saya pedulikan)

Ada hubungannya jugakah dengan ketidakberadaan seseorang lain disisi saya?Mungkin saja..

Ini juga pasti gara-gara saya dan sakit kepala yang akhir-akhir ini semakin bertambah parah dan butuh banyak sekali pain killers..DAMN!!I hate addiction..

Ini juga pasti gara-gara saya yang tidak segitu dekatnya sama sang Tuhan, karena saya malas meributkan Dia dengan semua keluhan saya, sementara menurut saya begitu banyak yang Dia beri buat saya..

Ini juga pasti gara-gara setumpuk dosa masa lalu yang masih berdiam dan siap menerkam saya kapanpun saya salah melangkah..

Atau mungkin juga karena kurang tidur saya akibat mimpi-mimpi buruk yang tidak berhenti datang,

Atau juga tekanan berlebihan yang saya beri buat diri saya sendiri,

Ini juga pasti karena saya butuh menjauh dari semua ini selama mungkin,

Terlalu banyak alasan, terlalu banyak kemungkinan, atau mungkin saya memang harus datang ke salah satu psikolog untuk memeriksakan otak saya, entah..(mencatat kemungkinan ini di to-do-list saya bulan ini)

Yang pasti,

pada satu titik,

saya dengan tidak sengaja,

[seperti mendengar bunyi klik dari sebuah Glock36 yang diarahkan ke kepala saya -red]

melepaskan semua setan lelah, marah, stress, himpitan, tekanan, depresi dan semua teriakan di kepala..

dan ternyata tidak ada yang saya dapatkan dari sana kecuali sakit kepala yang bertambah parah,

dan luka jiwa yang semakin ngelangut…

dan setumpuk kafein yang kembali menemani saya,

bah..saya paling benci mengeluh dan kelihatan lemah!!!!!!!!




7 Responses to “unleashed the demon within”


  1. January 11, 2010 at 5:04 pm

    errrrr ….. (ninja)

  2. January 11, 2010 at 7:41 pm

    huahuahuahua!!akibat pake kompi orang nih!

    semangat mbaaaaa….

    *peluk2*

  3. January 14, 2010 at 2:49 pm

    *whispering* : stey . lets buuuuuuuuuuuuuuuuuuurn

  4. January 14, 2010 at 5:50 pm

    salam metal untuk andaaaaaa

  5. January 16, 2010 at 6:24 pm

    c’tey itu yg puk puk bukan aku tuh yg komen kekeke~ *pasti tim betmen speed komen*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: