18
Feb
08

have you ever cried?

Pernah menangis?Stupid question y?pasti pernah lah..Saya juga..
Saya lahir sebagai sulung dari 3 bersaudara perempuan. Sebagai anak pertama, saya tentunya diharapkan bisa jadi yang terbaik buat keluarga, bisa jadi panutan, bisa semuanya. Karena kami semua perempuan, kami dididik oleh keluarga kami untuk jadi tangguh, kuat, berani. Om-om kami malah ekstrem, mereka bilang, biar perempuan, kami kudu ga boleh kalah dari laki-laki. Bukan dalam arti membangkang, memberontak. Tapi lebih pada jangan sampai terlihat lemah. Well, ajaran yang bertahun-tahun hidup saya harus saya iyakan. Ajaran yang saya camkan senantiasa. Tidak pernah terlihat lemah buat siapapun. Bahkan kepada orang terdekat sekalipun. Iblis bahkan pernah bilang, dia tidak suka melihat perempuan yang lemah, dan lemah bagi dia identik dengan tangisan. Jadi saya jarang sekali menangis. Setiap orang akan menilai saya kuat, ga pedulian terhadap banyak hal yang bikin kita jadi cengeng. Well, I am..
Tapi,
Kemarin Jum’at..entah kenapa tiba-tiba saya merasa saya harus menangis. Entah kenapa saya merasa lelah. Entah karena apa saya juga tidak bisa menjelaskan. Let’s see, saya ga punya sesuatu hal yang saya harus tangisi. I have the most wonderful family, my works are done, my bosses are satified with my works, and I have the most understanding and incredible Iblis. Saya juga bingung kenapa ingin menangis. Pokoknya saya pengen nangis aja. Dan jelas saya ga mungkin melakukannya di rumah saya, karena orang satu rumah adalah orang2 yang terlalu amat sangat penuh pertanyaan buat segala emosi yang ada. Keliatan menangis aja bisa2 saya dibombardir sejuta pertanyaan yang pasti ga pengen saya jawab. Karenanya, saya menuju ke my sanctuary. Well,sebenarnya sanctuary milik Iblis, karena dia yang menemukannya. Really is a sanctuary. Nyaman, tenang, hanya ada [biasanya-red] kami berdua.
Malam itu Iblis belum bisa berada di kota ini, karena terjebak banjir di Kudus.Well, sedikit saya sayangkan, tapi juga saya syukuri karena saya sedang ingin totally crying alone. And there I was..alone, in the dark..crying..
Menangis dan benar-benar menangis. Yang saya heran, saya nampaknya benar2 lelah dengan banyak hal, yang saya juga ga tau apa saja. Karena saya menangis selama berjam-jam. Semua gadget saya matikan. Iblis yang berkali-kali mengirim pesan sekedar menanyakan keadaan saya pun enggan saya balas. Dalam sekian jam, hanya berteman hening saya menangis. Sampai saya tertidur dan bangun lagi keesokan hari, dan menemukan Iblis sudah berada di depan sanctuary itu. Cemas dengan saya yang tanpa kabar [last message yang saya kirimkan buat dia, cuma mengatakan saya berada ditempat itu-red]
Bayangkan kagetnya dia, menemukan saya dalam keadaan aneh, mata yang membengkak akibat semua airmata yang saya keluarkan semalam. Dan sejuta pertanyaan mulai keluar dari mulut dia, saya benar2 enggan menjawab sebenarnya. Saya cuma ingin kembali tertidur. Believe me, crying for more than 3 hours will make u willing to take any medicine on this earth to heal the DAMN headache. Untungnya dia mengerti, dan menghentikan pertanyaannya dan membiarkan saya kembali tidur.
Saya bangun kembali pukul 9 pagi, agak terpaksa sebenarnya karena matahari sudah mulai terang dan saya tak mampu melanjutkan tidur didalam terang. Dan entah kenapa, walaupun sejuta pusing masih berkeliaran di kepala saya. Tapi saya merasa lega. Lega dengan keadaan saya. Saya ternyata benar-benar butuh menangis. And it feels damn good, diluar kenyataan bahwa saya ga punya alasan yang cukup kuat untuk menangis.
Jadi..
Anggap saya gila tapi ternyata, it works!!!As for Iblis, well..he already knows from the beginning that i’m some kind of freak, who does things with no reason at all dan berikan saya ketenangan yang luar biasa malam harinya. And believe me..ini cuma masalah saya ingin dan butuh menangis. Saya ga peduli kelihatan lemah atau apa, tapi menurut saya, kita butuh menangis sometimes. Sekali waktu saya butuh untuk jadi rapuh dan butuh dipeluk.

ps : dan kamu..BELIEVE ME tangisan itu sama sekali bukan untuk kamu!!!


0 Responses to “have you ever cried?”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: