10
Nov
07

Kenapa ya?

Pagi ini

sama seperti pagi yang lain

Dari pertama saya kenal kamu

Saya harus yang selalu menunggu kamu

Diantara semua janji2 kita..

Saya selalu yang harus membuang waktu

Mengisap sejuta rokok demi kamu

Demi melihat wajahmu.

Hanya demi secangkir kopi

yang kamu janjikan buat saya

pagi hari setiap pekan

selalu berlanjut

pada sejuta makian saya

yang terekam didalam gadget

kesayanganmu

makian penuh darah

karena selalu

setiap pagi dipenghujung pekan

saya kamu biarkan menikmati kopi2

sendiri

dan ketika gelas ketiga sudah mulai habis..

disitu nampak wajahmu

dengan senyum yang selalu buat saya lupa

pada sejuta makian tadi.

kenapa ya

selalu saya yang menunggu kamu

diantara ribuan kesibukanmu

yang akhirnya membuat kita

memutuskan jalan kita.

kenapa ya?

0 Responses to “”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: