10
Nov
06

Hi..
sudah gw bilang gw g mau hiatus lama2
walopun ‘dia’ akhir2 ini menyita seluruh perhatian gw, tetep buat gw langit ini adalah tempat gw bermain apa adanya. Okeh..hari ini gw sebenarnya mau cerita tentang ‘dia’, enaknya manggil dia apa y?coz really, sampe skrg ajah gw masih agak kaku setiap berdekatan dengan ‘dia’. Bukan apa2 it just 4 about 3 taun kami berteman sama sekali g ada yang namanya bersentuhan. Paling2 klo mau nyebrang jalan baru ‘dia’ megang pinggang gw, itupun hanya pegangan yang teramat samar. Hemm..kalo gw bintang berarti gw namakan ‘dia’ *pegang jidat bingung mikir agak lama..tic..tac..tic..tac..* =’ksatria’ itu aja lah.. kayak diSupernova-nya Dee, Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh.
Let me tell u bout Ksatria,
sebenarnya klo mo tau crita bintang jatuh dan ksatria, coba berkunjung kesini. Dia bercerita persis apa yang terjadi antara aku dan ksatria. 3 tahun, ya..3 tahun…penantian yang cukup lama buat gw. Dengan segala cinta yang datang dan pergi. Gw si Daun, dia Sang Pohon. Cukup lama gw nunggu dia.
3 taun 10 bulan yang lalu,
di sebuah kota kecil dekat kota ini, pertama kali gw bertemu dia. Dan dalam satu peristiwa itu, gw bisa bilang gw jatuh cinta scr phisicly. Semakin hari untuk 2 bln kami menjadi semakin dekat. Rumah kecil itu adalah ajang pertukaran cerita kami setiap kali pulang dari pekerjaan kami masing2. Dan selalu setiap jam 7mlm kami mulai menyusuri kota kecil itu untuk dinner. Dinner yg plg cm 1/2jem tapi aktifitas muter2 kami bisa jadi 3jam-an, kalo kami b2 tdk inget sama jem malam yang berlaku di rumah kecil itu.
Acara kami setiap hari selalu penuh warna, benar2 menyenangkan. Dan gw harus mengakui, semakin hari gw jg semakin jatuh cinta pada ‘dia’. Bukan dari fisik saja, tapi lebih ke *such a cliche thing to say sebenarnya..tapi…kenyataannya..* semua yang ada di ‘Ksatria’ ini. Dan pada suatu hari dalam perjlnan pulang ke kota kami msg2, gw g nyangka ‘Ksatria’ akan mengatakan hal itu. Waktu itu gw bener2 tkt, tkt pada semua kemungkinan klo gw terlalu cinta dia dan gw tkt disakiti, mknya gw menolak permintaan itu.
Setelah hari itu, ‘Ksatria’ agk menjauh dari gw. Dan gw menyadari itu. Semntr itu pula ada seseorng lain yang jg mulai mendekati gw. Sebut saja dia ‘Angin’. Setiap sore, ruang tamu rumah kecil itu diisi lagi dengan celotehan gw dan ‘Angin’. Jgn tny kmn ‘Ksatria’, gw g tau. Jrg sekali gw temui dia. Setiap dia plg means gw udah di kamar dan terlelap. Setiap gw bangun means dia udh pergi jg. Sampe suatu hari ada sebuah keptsn dari Pemerintah Pusat bt gw untuk move to other city. Such a sudden notice. Hari itu juga gw hrs pindah ke kota yang jrknya 5jam perjalanan dari kota kcl ini.
Sebenarnya cerita ini panjang banget jadi kapan2 gw lanjutin lagi ajah yah, abis ‘dia’ udah nunggu di bawah..
bye…


0 Responses to “”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: