percakapan dini hari

bahkan terlalu malas untuk ngasih judul..
bosen, males, tiba2..
keinginan untuk sebentar membunuh otak,
keinginan untuk sebentar membunuh syaraf,
agar tidak merasaku,
Duuhh..capek..
thanks God it’s Friday..

Kemaren malam minggu, ditengah2 bengong saya karena nungguin Iblis yang lagi nganterin Ibu pergi, saya menelepon teman dekat saya. Perempuan, early thirty, yang baru aja jadian sama seseorang dari kantornya. Kebetulan telepon saya diangkatnya. Sudah lama sih saya ga tahu kabar dia. Lalu setelah berbasa-basi menanyakan kabar, saya menanyakan kabar pacarnya. Jujur, waktu itu saya lagi ga mood mendengarkan curhat jenis apapun waktu itu, karena kebetulan saya pas capek dan ngantuk banget akibat begadang malam sebelumnya. Lagipula saya pikir karena dia baru saja jadian, jelas dunia masih serasa nirwana dong?. Ternyata saya salah. Satu pertanyaan dari saya tadi ternyata jadi jalan untuk membuka semua unek-unek yang selama ini ada di kepala dia. … continue reading this entry.

Misunderstood happens.
Like shit happens. Karena banyak hal. Perbedaan bahasa, perbedaan kultur, perbedaan ego, yang paling sering adalah perbedaan tafsir. … continue reading this entry.
I’m surely not a morning person. I hate sunlight. I need a cup of coffee before i start a day. But i surely is becoming a morning person when im with him. To wake up early in the morning, and take a bath. Prepare myself up, prepare all the breakfast, clean up all the room. Waiting for him to wake up.

Berulang tahun?
hahaha..
Saya ga bikin perayaan atau apapun. Menikmati pergantian umur kemaren malah terdampar didepan kampus Sastra, ditemani band yang punya musik mirip Pulgatory, sebungkus nasi kucing, es teh dan coffeemix, lantunan happy birthday dari Iblis disertai sebatang korek api yang menancap di sebuah gorengan, dan dipaksanya saya meniup segera setelah lagu itu dinyanyikan. Ucapan selamat dari orang-orang tercinta saya dirumah, teman2, semuanya menambah bahagia saya,
28 tahun perjalanan. 28 tahun bertahan hidup. 28 tahun dikaruniai Tuhan banyak hal yang tidak putus saya syukuri. … continue reading this entry.

Ini ode buat kamu ..
kamu yang membuat malamku menyenangkan
kamu yang dengan senyum dan tawa
menghiasi hidup saya selalu..
saya toh selamanya kembali ke kamu .. … continue reading this entry.

Menikah,
1. Kata Papa, adalah urusan beriman kepada Tuhan dengan penuh, dan menjaga komitmen yang ada dengan sepenuh hati, berikan ruang pribadi yang pasangan kita butuhkan selama masih dalam kotak yang benar,
2. Kata Ade, banyak pernikahan yang gagal karena orang sekarang pada pinter2 tapi ga pada bijak. Kata orang pinter, “Aku bisa hidup tanpa kamu”, tapi kalo kata orang bijak, “Aku bisa hidup tanpa kamu, tapi aku memilih tidak”,
3. Kata Dini, adalah menjaga hati dan saling pengertian,
4. Kata ms Titien, adalah menentukan sebuah komitmen berdua untuk siap menjalani bahtera rumah tangga dan kehidupan yang baru dengan segala up and downnya,
5. Kata simbok, adalah komitmen dan janji di depan Tuhan, walaupun dalam perjalanannya banyak yang mungkin terjadi,
6. Kata Eve, [hasil konperens Jumat kemaren-red], komitmen untuk together in sickness and in health, in goodtime and badtimes, bukan in sadtime for one side and HAHA time for other side, trus ditambah, buat cowok berarti menjadi lebih buncit, lebih genit, dan lebih kurang ajar sementara untuk si cewek nikah berarti jadi pembantu [wakakaka dasar-red]
7. Kata Aya adalah menghabiskan waktu semur hidupmu dengan 1 orang yang sama. walau kita udah bosen dengan gayanya dia di tempat tidur, yah… pasrahlah sudah..
8. Kata Iblis, kompromi. Manusia itu daging, dan penuh dengan ego, maka kompromikan ego dan sifat individualistis kita, belajar menjaga komitmen [waktu ngomong gini, sama ga berani liat saya yang ngekek abis dan kemudian cuma bilang rak sah dibahas..it was a blast!!huahuahua..dasar!!-red], juga harus mau menerima kekurangan satu sama lain,
9. Kata Silly adalah saling memahami, saling melengkapi dan menerima kekurangan satu sama lain tanpa memandang kekurangannya saja,
10. Kata mbak Dian Jameela, menikah itu baik tapi belum tentu berlaku buat semua orang
11. Kata mama saya, menjadikan Tuhan sebagai kepala Rumah tangga, sehingga kita senantiasa ga lupa dengan komitmen kita dengan Dia..
siapa saya coba bicara tentang mencoba setia 24/7 setiap hari..
ga mudeng saya sama masalah nikah2 ini..
belum bisa ah..
belum siap, dan parno..
dan bagi saya [seperti kata Yudi, aq setuju banget sama kamu yud..hehehe-red] nikah adalah gambling terbesar yang mungkin saya lakukan..
ps : jangan tanya kapan deh..JAUHHHHH!!!hehe..
ps lagi : ternyata saya dah pernah posting tentang nikah ini yah?halahhh..basi..huehuehue..
gambar diambil dari sini