12
Feb
10

smoke is the air

Saya jelas bukan orang yang anti merokok. Saya datang dari keluarga yang *percayalah..* ga cewek ga cowok pernah di satu masa menghisap batang rokok termasuk saya sendiri. Walaupun ,sekarang, kebanyakan dari kami *yang masih hidup..:D * memutuskan untuk berhenti merokok, tapi rokok bukan suatu hal yang haram di rumah saya.

Saya jelas ga anti orang merokok. Saya anti dekat mereka yang sedang merokok hanya karena aroma asap yang keluaitu bisa buat saya jadi ingin menikmati membakar sebatangnya. Apalagi yang datang dari satu brand rokok putih favourite saya yang pernah beberapa tahun menemani saya dalam senang dan susah.

Sudah hampir setahun ini mencoba berhenti merokok lagi, untuk kedua kalinya. Semoga kali ini berhasil. Sebenarnya quiting from something so addictive itu ga susah-susah amat menurut saya.Soalnya saya suka addicted into something terus memutuskan itu ga bagus buat saya dan saya bisa quiting dengan gampangnya. Entah ya. Bahkan dalam masa saya belajar berhenti merokok ini pun saya sebenarnya ga susah-susah amat menahan keinginan untuk merokok. Yang susah itu jika pada suatu ketika di suatu sore yang mendung dan gerimis sudah mulai turun, sepulang kerja yang menghabiskan hampir semua waktu saya, saya berada di suatu tempat dengan sejumlah dearest friends, menikmati kopi dari masing-masing cangkir, disela obrolan yang ga ada pentingnya sama sekali, dan mereka dengan entengnya menghisap batang-batang putih itu dengan mulut mereka, meninggalkan saya yang menggerutu sendirian ga habis-habis. Bukan apa-apa sih. Tapi…sore, gerimis, lelah, teman, chitchat, kopi dan rokok itu seperti satu paket surga buat saya. Hahahaha..dan saya sungguh pengen ngerokok saat itu. Beruntung pertahanan diri saya ternyata kuat.:D. Dan semoga selalu kuat. Doakan..doakan…:D


4 Responses to “smoke is the air”


  1. February 13, 2010 at 6:21 am

    kl gw inget ntar gw ingetin :))

  2. February 22, 2010 at 12:51 am

    Iya, jeungg! Aku doakan, semoga pertahan diri sekuat baja. Dan bebas dari merokok :D
    Semangat semangaaat..

  3. March 11, 2011 at 12:17 am

    Ayahku merokok dari kecil, ayahku melarang aku merokok, aku pun mendengarnya, ketika saya lulus SMA atahku tiba-tiba berhenti merokok. Saya salut dengan ayahku saat itu. Hal yang sama saya sampaikan ke kamu Stey. Mudah-mudahan tetep sehat. Salam.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: