02
Jun
06



Beberapa hari yang lalu, gw membersihkan komputer tua gw dari file2 yang ngga penting. Dan tanpa sengaja gw nemuin beberapa file yang gw tulis udah lama banget sekitar 2 tahunan gitu. nanti filenya gw tunjukin deh, intinya disitu gw bicara tentang life after death. Well, gw bukan penganut paham reinkarnasi. Karena dari sejak kecil dan mengenal agama gw tidak pernah diajarkan tantang reinkarnasi. Lagian gw takut akan reinkarnasi gw besok, karena gw adalah org bebal yang ngga tau diri. Mungkin aja kan gw bereinkarnasi jadi kodok misalnya.
Enwei, beberapa waktu yg lalu, one of my fave city Jogja baru aja kena bencana gempa. Sungguh kejadian yang nggak gw sangka sama sekali waktu itu. Disini emang gempa itu ngga gitu terasa. Cuma pas jem 5.50 pagi itu lampu tiba2 mati en tanah sedikit berguncang. Cuma karena itu hari Sabtu yang notabene agak santai dan masih jem 6 kurang, gw nggak gitu peduli. Baru ketika bangun en ngeliat ditivi, ternyata gempa udah menghancurkan Jogja dan sekitarnya. Seketika itu juga gw inget sodara gw yang tinggal disana. Ketika gw telp, (thanks God unlike others, saluran telp mereka masih berfungsi normal) mereka bilang ngga pa2, cuma emang guncangannya kuat banget, en rumah mereka juga (sekali lagi terima kasih Tuhan…) ngga pa2, cuma sedikit retak2 aja. Lalu gw teringat mantan pacar gw yang juga tinggal disana bersama istri dan anak2nya, gw langsung sms mereka. Ternyata mereka sedang dlm perjalanan mengungsi ke Solo. Kebetulan rumah mereka (en mertuanya) berada di dekat Parangtritis, which is so close with the episentrum. So berhubung ada isu tsunami, segera saja mereka ngungsi ke Solo.

Ok..ditanya gw sedih soal Jogja, jelas!!!. Buat gw Jogja udah jadi salah satu rumah gw ketika gw harus melarikan diri dari segala sesuatu yang ruwet disini. Buat gw Jogja adalah semua cinta, harapan, sakit, pedih, tawa juga tangis. Disana gw pernah merasakan semua itu. Dan Jogja adalah rumah bagi hati gw. Bagi semua pemberontakan, semua kekecawaan, bagi semua cacat mata, bagi semua derita yang ada selama gw hidup. Disana semua bisa melebur dan menjadikan gw lebih dewasa. Karenanya gw cinta kota itu, seperti gw mencintai kota ini.
Salam paling manis buat Jogjaku..Kembali tawarkan senyummu yang melepaskan semua penatku..
DAn buat semua yang sempet baca tulisan ini, ketika kita sedang meributkan agama mana yang paling benar, nabi siapa yang paling diberkati, kitab mana yang paling suci, teringatkah jika itu membuat TUHAN murka? Maka jika kita mencari DIA, tengoklah ke Jogja kita, tengoklah ke seluruh bencana yang terjadi di negeri ini, disana TUHAN ada..dan menunjukkan bahwa DIAlah yang paling suci, bergegaslah kesana, mungkin kau akan temukan jejakNYA
(dikutip dari tulisan seseorang di Suara Merdeka tgl 30 Mei 2006)
Oke enough about it..gw harus melanjutkan aktivitas ..
Bye…

About these ads

0 Responses to “”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: